Kumpulan Cerita Lucu Terbaru, Bisa Bikin Suasana Semakin Ceria

Kumpulan Cerita Lucu Terbaru, Bisa Bikin Suasana Semakin Ceria

Menjalani normalitas sehari-hari kadang mengakibatkan kita merasa lelah dan tidak bersemangat. Karena itulah, penting untuk menyempatkan selagi sejenak untuk melacak hiburan. Ada banyak langkah menghibur diri, merasa berasal dari nonton film, bercanda bersama teman, atau sekadar membaca cerita-cerita lucu.

Beberapa cerita lucu ini disita berasal dari hal-hal relate bersama kehidupan. Bahasanya pun mudah dan santai, supaya mudah dipahami banyak orang. Selain itu, cerita lucu ini termasuk tersaji bersama singkat, supaya tak kudu selagi lama untuk membacanya.
Bandar Taruhan
Nah, kecuali anda sedang melacak hiburan, tak ada salahnya membaca kumpulan cerita humoris lucu ini. Tunggu apa lagi?

Berikut 15 cerita humoris lucu yang telah dihimpun brilio.net berasal dari beragam sumber pada Rabu (3/6).

1. Cerita penemuan yang hebat.

Seorang laki-laki berkunjung ke Institute of Science, tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak paten bagi penemuan tersebut.

“Saya telah menemukan alat untuk mengakibatkan manusia mampu berbicara bersama manusia lain di tempat yang berjauhan. Dan saya menamakan alat itu TELEPON,” katanya. Para hadirin terkagum-kagum.

Tak lama kemudian, berkunjung lagi dua orang bersaudara. “Kami telah menemukan alat untuk mengakibatkan manusia mampu terbang layaknya burung. Dan kita menamakan alat itu PESAWAT TERBANG.” Para hadirin jadi kagum.

Tiba-tiba, datanglah seseorang lagi. “Saya telah menemukan alat untuk mengakibatkan manusia mampu berlangsung menembus dinding, kaca dan besi,” katanya. Para hadirin heboh dan langsung dambakan tahu. “Dan saya menamakan alat itu PINTU.”

2. Cerita bos yang berwibawa.
Seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba laksanakan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk menyaksikan kinerja para karyawannya. Di pabrik keempat, ia menemukan seorang pria muda yang sedang bersandar di dekat pintu, tampaknya ia sedang bersantai.

Semua pekerja yang ada di ruangan itu sedang sibuk bekerja, kecuali dirinya. Si bos langsung menghampir pemuda tersebut dan bertanya, “Berapa gajimu seminggu?”

Dengan sedikit terkejut, pemuda itu menyaksikan ke arah si bos dan berkata, “Hm.. lebih kurang 100.000 per minggu, kenapa memangnya?”

Si bos mengeluarkan dompetnya dan mengambil alih dua lembar duwit 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda, “Ini gajimu untuk dua minggu dan cepat pergi berasal dari sana. Aku tak mau melihatmu lagi!”

Dengan keterkejutan luar biasa dan termasuk takut, si pemuda langsung meninggalkan tempat tersebut tanpa banyak bicara.

Lalu bersama wajah berwibawa si bos menyaksikan para stafnya yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. “Adakah yang tahu, berasal dari divisi manakah pemuda pemalas tersebut?” tanya si bos.

Suasana menjadi hening sampai selanjutnya seorang staf menjawab bersama sedikit ketakutan, “Ia tak bekerja di sini. Ia adalah pengantar pizza yang mengantar pesanan.”

3. Cerita ramalan untuk katak.
Seekor katak pergi menemui seorang peramal untuk menyadari apakah dia beruntung di dalam urusan asmara atau tidak. Peramal itu sesudah itu membaca telapak tangan si katak dan berkata, “Aku mempunyai kabar baik dan kabar buruk. Mau dengar yang mana dulu?”

Si katak dambakan mendengat kabar baiknya terutama dulu.

Peramal pun berkata, “Kamu bakal berjumpa seorang gadis cantik. Dia bakal tertarik padamu dan dambakan menyadari segala suatu hal perihal dirimu. Dia dambakan anda terbuka padanya dan beri tambahan hatimu padanya.”

“Wah, itu hebat!” kata si katak. “Tapi, apa kabar buruknya?” tanya katak.

Peramal pun menjawab, “Kamu bakal berjumpa dengannya di kelas biologi.”

4. Cerita bolos sekolah.
Guru mengabsen murid di sekolah. Ternyata Delon tidak masuk. Tiba-tiba kepala sekolah memanggil guru yg sedang mengabsen.

Kepala sekolah: “Ini ada telepon.”

Guru: “Halo.”

Penelpon: “Halo, saya mau memberitahu bahwa Delon sedang sakit menjadi tidak mampu masuk sekolah.”

Guru: “Maaf ini berasal dari siapa?”

Penelpon: “Ini berasal dari ayah saya.”

5. Cerita liburan yang telah usai.
Sebuah keluarga sedang pergi ke Disney Land. Setelah melewati liburan yang mengasyikkan dan melelahkan, mereka lagi ke rumah.

Saat mereka meninggalkan Disney Land, anak laki-laki melambaikan tangan dan berkata, “Goodbye, Mickey.”

Lalu si anak perempuan termasuk melambaikan tangan dan berkata, “Goodbye, Minnie.”

Kemudian si ayah termasuk melambaikan tangan dan bersama lemahnya berkata, “Goodbye, Money.”

6. Kisah dua bocah di tempat tinggal sakit.

Bocah 1: “Kenapa anda di sini?”

Bocah 2: “Aku ke sini untuk operasi amandel.”

Bocah 1: “Jangan takut, selagi saya usia empat th. termasuk dulu dioperasi. Kamu hanya kudu tidur dan bangun-bangun dokter bakal memberimu es krim. Itu memang cukup menyenangkan.”

Bocah 2: “Hah… syukurlah. Kalau anda ngapain ke sini?”

Bocah 1: “Aku mau sunat.”

Bocah 2: “Wah, semoga beruntung, kawan! Aku dulu langsung disunat selagi baru lahir dan sehabis itu saya tak mampu berlangsung selama satu tahun.”

7. Kisah naik pesawat.
Tadi di pesawat disapa bapak-bapak yang duduk di samping:

“Mau ke mana, dek?”

“Surabaya, pak.”

“Wah, serupa ya.”

“Lahh, iya kan kita satu pesawat, pak.”

8. Kisah contoh nama hewan.
Guru: “Murid-murid, cobalah memberikan contoh nama hewan!”

Murid: “Gajah”

Guru: “Sekarang cobalah memberikan contoh nama hewan lainnya.”

Murid: “Gajah lainnya.”

9. Kisah ditilang polisi.
Polisi: “SIM anda mana?”

Cewek: “Hilang pak”

Polisi: “Hilang ke mana?”

Cewek: “Nggak tahu, pak. Sekarang bahagia ngilang-ngilang nggak ada kabar. Mungkin telah bosan. Hiks”

10. Kisah cuci motor.
Tadi mau cuci motor. Di depan ada postingan ’24 Jam’ konsisten si abangnya nyamperin, “Neng nyuci?”

Aku bilang “Enggak bang. Di sini nyucinya kelamaan sampe 24 jam. Biasanya termasuk 1 jam. Kelamaan nunggu kecuali gitu.”

11. Cerita berasal dari Manado.
Sari: (ketakutan) “Mak, mana Bapak?”

Ibu: “Ke luar kota, kenapa kau?”

Sari: (dengan nada pelan) “Maaf ya, Mak. Kayaknya saya hamil, deh.”

Ibu: (kaget). “Apa? Apa kau bilang!”

Sari: (gemetaran). “Aku hamil, Mak.”

Ibu: (marah-marah sambil geleng-geleng kepala) “Hamil!”

Sari: “Iya, hamil!!”

Ibu : “Aaaahh, nggak mungkin! Kau bercanda sajalah! Pergi kau istirahat.”

Sari: “Tapi akhir-akhir ini, saya kerap muntah-muntah, Mak.”

Ibu: (rada cuek) “Aaaahh. Palingan hanya masuk angin aja anda tuh. Pigi kau beli minyak angin sana. Nanti termasuk sembuh.”

Sari: (tersedu-sedu) “Hikss, hikss. Tapi kenapa pula sekarang saya bahagia makan yang asem-asem ya, Mak?”

Ibu: (dengan kesal sambil teriak) “Berhentilah kau mengkhayal SARIPUDIN! Mamak tempeleng kau nanti ya! Laki-laki mana pula mampu hamil dan melahirkan!”

12. Kisah kacang mede.

Bu Dedeh sebagai masyarakat baru di kompleks rumahnya, berkunjung ke tempat tinggal tetangga sebelahnya yang dihuni seorang nenek-nenek.

Ibu Dedeh: “Permisi nek. Perkenalkan, nama saya Bu Dedeh. Saya penghuni baru tempat tinggal yang paling ujung itu.”

Nenek : “Oh, tetangga baru ya! Mari…mari… masuk. Silakan duduk dulu.”

Ibu Dedeh : “Aduh nggak usah nek, cuman sebentar kok. Niatnya hanya mau berkunjung sebentar bikin silaturahmi, tambah menjadi ngrepotin.”

Nenek: “Nggak apa-apa. Masuk aja!”

Di meja area tamu si nenek terkandung banyak sekali makanan kecil. Di tengah-tengah obrolan, Bu Dedeh benar-benar dambakan mencicipi kacang mede yang ada di hadapannya.

Bu Dedeh: “Wah, kacang medenya kayaknya sedap nih, nek. Boleh saya cicipi, ya?”

Nenek: “Oh, iya boleh. Silahkan!”

Awalnya hanya lebih dari satu buah kacang mede, Bu Dedeh sampai habis satu toples saking enaknya rasa berasal dari kacang mede tersebut,

Ibu Dedeh: “Waduh, maaf nek. Kacang medenya sampai habis nih saya makan.”

Nenek: “Oh, nggak apa-apa Bu. Nenek termasuk nggak mampu makan. Maklum gigi nenek telah nggak kuat. Jadi ceritanya nenek kan kerap dikirimi serupa cucu nenek cokelat, namun nenek hanya mampu jilatin cokelatnya aja. Daripada kacang medenya kebuang, ya nenek kumpulin aja seluruh ke di dalam toples itu. Kalau abis ya tambah syukur, nggak kebuang.”

13. Kisah brewok bapak.
Selama lebih dari satu th. terakhir ini Pak Iwan melepas wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan cambang yang lebat. Pada suatu hari, seluruh itu dicukurnya habis.

Sepulangnya berasal dari tukang pangkas, dia menyaksikan puteranya sedang bermain di depan rumah. Dia dambakan tahu, apakah putranya tetap mengenalnya di dalam keadaan klimis layaknya itu. Karena itu, dia bertanya pada puteranya, di mana tempat tinggal Pak Iwan.

Dengan ketakutan, anaknya berlari masuk ke di dalam rumah, “Bu, Bapak telah mencukur brewoknya, dan kini menjadi lupa di mana tempat tinggal kita!”

14. Kisah kelebihan wanita.
Suatu selagi seorang anak perempuan bertanya pada ibunya.

Anak: “Bu, apa sih kelebihan wanita itu?”

Ibu: “Ah, belum saatnya nak”

Anak: “Nggak mau nggak mau pokoknya jawab”

Ibu: “Nanti aja, kalo anda telah kelas 6”

Anak: “Yaaaah ibu!”

Waktu berlalu, si anak sekarang telah kelas 6. Tanpa dianggap oleh si Ibu, anaknya bertanya lagi kelebihan wanita.

Anak: “Seperti janji Ibu 2 th. lalu, apa sih kelebihan wanita itu”

Ibu: “Ya, kayak anda itu! Ngotot dan keras kepala”

Kunjungi Juga : Cerita Lucu

15. Kisah makna mimpi.
Pada selagi bangun pagi seorang wanita berbicara pada suaminya, “Tadi malam Aku bermimpi engkau berikan saya sebuah kalung berlian di hari Valentine ini. Bagaimana pendapatmu perihal mimpiku itu?”

“Engkau bakal langsung mengetahuinya malam ini juga, Sayang,” jawab suaminya. Malam itu si suami beri tambahan kepada isterinya sebungkus kado.

Dengan hati berdebar-debar penuh kebahagiaan sang istri mengakses kado itu perlahan-lahan dan mengisi kado itu adalah sebuah buku yang berjudul, “Arti-arti Mimpi”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *